Cara Membuat Paspor

Sama halnya dengan KTP, Paspor juga merupakan salah satu identitas yang sangat penting yang wajib Anda miliki. Bedanya, Paspor ini hanya wajib dimiliki ketika Anda hendak bepergian ke negara lain dalam jangka waktu tertentu, apapun tujuan dari perjalanan Anda, baik itu liburan, urusan pekerjaan, urusan keluarga, dan lain-lain. Apabila Anda tidak membawa paspor saat hendak bepergian ke luar negeri, akibatnya akan sangat fatal karena Anda bisa jadi harus membatalkan rencana bepergian Anda sebab pihak imigrasi menolak keberangkatan Anda atau kalangan berwenang dari negara yang akan Anda kunjungi menolak permohonan Anda untuk datang ke sana. Hanya karena berkaitan dengan perjalanan jauh ke luar negeri, banyak orang yang mengira bahwa cara membuat paspor adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan dan membutuhkan sejumlah dokumen-dokumen yang sulit untuk dipenuhi. Padahal sebenarnya, cara membuat paspor tidak sesulit apa yang dipikirkan kebanyakan orang. Bahkan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk membuat paspor pun tidak jauh berbeda dengan berkas yang dibutuhkan untuk membuat dokumen lain. Bahkan, saat ini pihak imigrasi telah menyediakan layanan pembuatan paspor secara online yang tentu saja akan jauh lebih mudah dan menghemat waktu Anda.

 

Oleh karena masih banyaknya yang belum mengetahui mengenai cara membuat paspor, artikel ini akan memberikan informasi kepada Anda mengenai cara membuat paspor, seperti persyaratan yang harus Anda penuhi, besar biaya yang Anda butuhkan, dan prosedur yang harus Anda lewati. Disajikan pula beberapa saran di akhir artikel untuk memudahkan proses Anda dalam membuat paspor. Sebenarnya, ada banyak jenis paspor yang dapat Anda miliki, namun, untuk masyarakat umum, Anda hanya memerlukan paspor biasa dan artikel ini pun hanya akan membahas mengenai cara membuat paspor biasa yang diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia (WNI).

Syarat yang harus dipenuhi ketika membuat paspor

Pertama-tama, sebelum Anda membuat paspor, Anda sebaiknya mengetahui syarat apa saja yang harus dipenuhi agar Anda dapat membuat paspor di Indonesia. Ada syarat umum dan syarat khusus (berupa dokumen-dokumen) yang harus Anda penuhi.

Syarat umum yang harus Anda penuhi sebelum membuat paspor yaitu:

  1. Permohonan paspor biasa dapat diajukan oleh WNI baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar wilayah Indonesia.
  2. Paspor biasa terdiri atas paspor biasa dan paspor biasa elektronik.
  3. Paspor biasa diterbitkan dengan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian.
  4. Permohonan paspor biasa dapat diajukan secara offline maupun online dengan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan.

Di samping itu, ada juga syarat-syarat khusus yang harus dilampirkan apabila Anda hendak membuat paspor. Warga negara dengan status yang berbeda pun berdampak pada perbedaan syarat yang harus dipenuhi. Ada syarat bagi WNI yang berdomisili di Indonesia, calon TKI. Namun, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa artikel ini hanya akan membahas mengenai cara membuat paspor khusus WNI yang berdomisili di Indonesia. Adapun syarat-syarat khususnya, yakni:

  1. Bagi WNI yang berdomisili atau berada di wilayah Indonesia, permohonan paspor biasa dapat diajukan kepada Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk pada kantor Imigrasi setempat dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan yang terdiri atas:
    1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri
    2. Kartu Keluarga (KK)
    3. Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis (dokumen yang memuat nama, tanggal lahir, tempat lahir, dan nama orang tua; bisa juga menggunakan surat keterangan dari instansi yang berwenang).
    4. Surat pewarganegaraan Indonesia bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
    5. Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama.

Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa.

Prosedur cara membuat paspor

Saat ini, ada terdapat dua jenis cara membuat paspor yang dapat Anda pilih, yakni pembuatan paspor secara offline dan secara online. Berikut merupakan prosedur dari masing-masing cara:

Cara membuat paspor secara offline

  1. Pemohon harus mengisi aplikasi data yang disediakan pada loket permohonan dan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan
  2. Pejabat imigrasi yang ditunjuk memeriksa dokumen kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud pada poin 1
  3. Dokumen kelengkapan persyaratan yang telah dinyatakan lengkap, pejabat imigrasi yang ditunjuk memberikan tanda terima permohonan dan kode pembayaran.
  4. Dalam hal dokumen kelengkapan persyaratan dinyatakan belum lengkap, pejabat imigrasi yang ditunjuk mengembalikan dokumen permohonan dan permohonan dianggap ditarik kembali.

Cara membuat paspor secara online

  1. Pemohon harus mengisi aplikasi data yang tersedia pada laman resmi Direktorat Jenderal Imigrasi
  2. Memindai dokumen kelengkapan persyaratan dan dikirimkan melalui surat elektronik
  3. Pemohon yang telah mengisi aplikasi data memperoleh tanda terima permohonan dan harus dicetak sebagai tanda bukti permohonan.
  4. Permohonan yang telah diperiksa dan memenuhi persyaratan diberikan kode pembayaran melalui pesan singkat dan surat elektronik.

Selain mengikuti prosedur cara membuat paspor, ada beberapa hal kecil yang sebaiknya Anda perhatikan ketika membuat paspor, yakni:

  • Kantor imigrasi biasanya buka pada pukul 07.00-16.00 WIB dan istirahat pada 12.00-13.00 WIB. Pada beberapa daerah, kantor imigrasi juga akan membatasi kuota permohonan setiap harinya, sehingga, akan lebih baik apabila Anda datang lebih awal.
  • Gunakan pakaian yang rapi dan bersih karena foto di paspor tersebut akan terus digunakan hingga 5 tahun ke depan. Akan lebih baik apabila Anda tidak menggunakan pakaian berwarna putih, sebab, background sesi foto akan berwarna putih.
  • Jawablah pertanyaan yang diajukan pada saat interview dengan jujur sebab izin bepergian akan disesuaikan dengan hasil wawancara tersebut. Jenis pertanyaan yang diajukan pun biasanya sederhana, seperti tujuan bepergian ke luar negeri.
  • Siapkan sejumlah uang untuk membayar pembuatan paspor ini. Untuk membuat paspor biasa akan dikenakan biaya sekitar Rp 300.000,00 sedangkan untuk e-paspor akan dikenakan biaya sekitar Rp 600.000,00.
  • Bayarlah biaya tersebut melalui bank.
  • Biasanya, kebijakan dari pihak imigrasi adalah pengambilan paspor akan dilakukan 3 hari kerja setelah pembayaran dilakukan. Sertakan pula bukti pembayaran ke loket pengambilan paspor.
  • Datanglah 3 hari kerja setelah pembayaran Anda lakukan. Pengambilan paspor ini dapat dilakukan pada jam 10.00 – 10.30 WIB.

Demikianlah beberapa informasi tentang cara membuat paspor, khususnya di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan dapat memberikan pencerahan bagi Anda yang hendak bepergian ke luar negeri.

You May Also Like

About the Author: fath

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *