Cara Membuat SKCK Sesuai Aturan Tahun 2017

Siapa yang tidak mengenal SKCK? Bagi Anda yang ingin melakukan pendaftaran pekerjaan atau ingin masuk lembaga tertentu, banyak persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya adalah SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian). Surat ini biasanya disebut surat sakti, di dalam SKCK tertera catatan kriminal seseorang apakah pernah memiliki riwayat kejahatan atau sebaliknya terhitung sejak kelahirannya hingga SKCK tersebut dibuat.

Apakah Anda sudah mengetahui siapa yang menerbitkan SKCK? SKCK diterbitkan oleh kepolisian, baik polisi sektor (POLSEK), polisi resor (POLRES), maupun kepolisian daerah (POLDA). SKCK yang diterbitkan oeh masing-masing lembaga memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Perbedaan lembaga dengan jenis keperluannya diantaranya:

  1. Keperluan pembuatan visa ke luar negeri: polda atau Mabes Polri
  2. Melamar CPNS atau memenuhi persyaratan pendaftaran menjadi calon kepala desa, anggota PDRD, maupun kepala daerah setingkat kabupaten dan kotamadya: polres
  3. Melamar pekerjaan non-PNS dan non-BUMN, meanjutkan perguruan tinggi atau sekolah, dan juga sebagai syarat pembuatan surat pindah domisili: polsek.

Banyak dari Anda yang mungkin menganggap membuat SKCK sangat membutuhkan waktu yang lama dan berbelit-belit. Tidak perlu khawatir, Anda dapat mudah dalam membuat SKCK apabila memperhatikan apa saja syarat kelengkapan dalam membuat surat sakti tersebut. Pembuatan SKCK bahkan bisa selesai dalam satu hari. Anda disarankan memiliki kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan serta datang ke kantor polisi lebih awal agar bisa terhindar dari antrean. Hal tersebut membuat Anda tidak harus bolak-baik ke kantor polisi. Tidak hanya itu, Anda juga harus memperhatikan jam kerja di kantor polisi. Jam operasional pengurusan SKCK adalah hari Senin – Jumat dari pukul 08.00 – 12.30 dan hari Jumat loket akan istirahat antara pukul 12.00 – 13.30. Pastikan Anda bersia-siap dengan baik ya, mulai dari kelengkapan dan waktu kedatangan ke kantor.

Untuk membuat SKCK baru sesuai aturan tahun 2017, Anda harus menyiapkan beberapa dokumen, sekali lagi bahwa pastikan Anda datang pada saat jam bukan kantor, agar mengantisipasi adanya kekurangan syarat, sehingga bisa diurus hari itu juga. Dokumen tersebut atara lain:

  1. Surat pengantar dari kantor kelurahan tempat Anda berdomisili, surat ini Anda dapatkan apabila Anda sudah mendapatkan surat pengantar dari RT dan RW terlebih dahulu (dibawa asli dan usahakan membawa foto kopi minimal 2 lembaruntuk jaga-jaga apabila diperlukan, agar tidak Anda tidak bolak-balik)
  2. Fotokopi identitas atau kartu tanda penduduk (KTP), dilakukan tanpa memotong HVS, jadi penuh 1 HVS untuk setiap 1 lembar fotokopi (dibawa asli dan usahakan membawa foto kopi minimal 2 lembar untuk jaga-jaga apabila diperlukan, agar tidak Anda tidak bolak-balik. Dan, usahakan untuk dokumen ini Anda melakukan legalisir terlebih dahulu di kantor kecamatan)
  3. Kartu keluarga atau KK (dibawa asli dan usahakan membawa foto kopi minimal 2 lembar untuk jaga-jaga apabila diperlukan, agar tidak Anda tidak bolak-balik. Dan, usahakan untuk dokumen ini Anda melakukan legalisir terlebih dahulu di kantor kecamatan)
  4. Akta kelahiran (dibawa asli dan usahakan membawa foto kopi minimal 2 lembar untuk jaga-jaga apabila diperlukan, agar tidak Anda tidak bolak-balik. Dan, usahakan untuk dokumen ini Anda melakukan legalisir terlebih dahulu di kantor catatan sipil dimana Anda membuat akta kelahiran)
  5. Pas foto terbaru (ukuran 4×6: siapkan pas foto dengan latar belakang warna merah dan bawalah minimal 6 lembar atau lebih agar Anda tidak perlu bolak-balik mencetak foto ketika diminta)
  6. Passpor dan fotokopi passpor (bagi Anda yang membutuhkan untuk keperluan ke luar negeri)
  7. Siapkan uang tunai minimal Rp 40.000,- untuk jaga-jaga apabila diperlukan sebagai syarat administrasi. Dahulu biaya pembuatan SKCK adalah Rp. 10.000 (sepuluh ribu rupiah), setelah tanggal 6 Januari 2017 biaya pembuatan SKCK ini naik. Biaya pembuatan SKCK di seluruh wilayah Indonesia naik menjadi RP 30.000. Sedangkan untuk Warga Negara Asing biaya yang dibutuhkan adalah Rp 60.000. Biaya tersebut disetorkan kepada petugas Polri ditempat ketika proses pembuatan SKCK telah selesai
  8. Usahakan bertanya terkait legalisir, ada beberapa instansi memerlukan surat sakti ini dalam bentuk legalisir
  9. Sebagai catatan, ada beberapa kantor kepolisian yang mensyaratkan ijazah atau transkip nilai. Pastikan Anda membawa yang asli beserta fotokopi legaisirnya

SKCK yang diterbitkan polsek memiliki masa berlaku 3 bulan, sedangkan SKCK yang dikeluarkan polres, polda, dan Mabes Polri berlaku hingga 6 bulan sejak diterbitkan. Anda bisa memperpanjang SKCK setelah masa berlaku habis dengan mendatangi kantor polisi tempat Anda membuat SKCK tersebut.

You May Also Like

About the Author: Rosianag

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *