Cara Mengurus Surat Pindah

Di dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), terdapat sejumlah data kependudukan Anda, seperti nama, agama, tempat tanggal lahir, alamat, dan lain sebagainya. Setiap perubahan yang terjadi pada data-data di dalam dokumen kependudukan Anda, sebaiknya segera dilaporkan dengan mengganti KTP dan/atau KK Anda. Untuk membantu Anda dalam mengurus surat pindah guna mengubah data kependudukan Anda, maka artikel ini akan memberikan informasi terkait cara mengurus surat pindah.

Pindah yang dimaksud dalam hal ini adalah mengganti alamat karena memutuskan untuk pindah secara permanen di alamat yang dituju. Apabila Anda memutuskan hal tersebut, maka salah satu hal yang harus Anda tangani adalah mengurus surat pindah. Seringkali, yang melakukan pindah ini adalah seorang perempuan yang mengikuti tempat tinggal suaminya sehingga harus berpindah alamat. Atau satu keluarga yang memutuskan untuk berhijrah ke tempat lain.

Ada beberapa jenis pindah yang memungkinkan terjadi, yakni pindah ke tempat yang masih berada dalam satu kabupaten/kota atau berbeda kabupaten/kota. Bisa juga berpindah ke tempat yang masih satu provinsi atau berbeda provinsi. Terlepas dari jenis-jenis pindah tersebut, pada dasarnya prosedur untuk mengurus surat pindah pun tetaplah sama. Hanya ada sedikit saja perbedaan, baik dari prosedur maupun dari syarat administratif.

Untuk informasi mengenai cara mengurus surat pindah yang lebih detil dan lebih lengkap antar kabupaten/kota dalam satu provinsi, simak tulisan di bawah ini.

Secara umum, syarat yang dibutuhkan untuk pindah KTP di dalam satu provinsi adalah surat pengantar dari RT/RW (daerah asal dan daerah tujuan), Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Satu hal yang harus Anda ingat bahwa untuk mengurus perpindahan Anda, Anda harus mengikuti prosedur tertentu baik di daerah asal Anda, maupun di daerah tujuan Anda.

Prosedur di daerah asal

  1. Meminta surat pengantar pindah dari RT/RW daerah asal Anda
  2. Membawa surat pengantar pindah tersebut ke kelurahan
  3. Mengisi dan menandatangani formulir permohonan pindah. Pastikan bahwa data-data yang diisikan di dalamnya adalah benar dan sesuai dengan kenyataan.
  4. Meminta surat pengantar pindah antar kabupaten/kota dalam satu provinsi kepada petugas kelurahan
  5. Membawa surat pengantar pindah dari kelurahan tersebut kepada camat untuk ditandatangani
  6. Kantor catatan sipil akan menerbitkan surat keterangan pindah yang biasanya hanya berlaku selama 1 bulan.

Prosedur di daerah tujuan

  1. Meminta surat pengantar dari RT/RW daerah tujuan Anda
  2. Membawa surat keterangan pindah dari catatan sipil daerah asal Anda (yang masih berlaku), surat keterangan domisili, fotokopi KTP tetangga terdekat, dan surat pengantar dari RT/RW pada poin 1 ke kelurahan.
  3. Mengisi formulir permohonan pindah datang yang ditandatangani oleh lurah.
  4. Membawa formulir permohonan pindah dari kelurahan dan menyerahkan ke kecamatan untuk ditandatangani camat
  5. Menyerahkan formulir permohonan pindah yang sudah ditandatangani lurah dan camat kepada petugas di catatan sipil
  6. Kepala Dinas akan menerbitkan surat keterangan pindah datang
  7. Simpan surat keterangan tersebut untuk mengganti KTP sementara sebelum KTP yang baru diterbitkan

Demikianlah cara mengurus surat pindah yang nantinya akan digunakan untuk mengubah data kependudukan Anda. Untuk proses dan persyaratan pindah yang mengubah data dalam Kartu Keluarga, kurang lebih sama dengan prosedur di atas. Apabila 1 keluarga yang pindah maka secara otomatis 1 keluarga tersebut harus pindah sesuai dengan domisili yang baru.

Salah satu hal yang harus Anda ingat ketika mengurus penggantian data di dalam KTP adalah jangan lupa untuk memfotokopi KTP lama Anda. Mengapa demikian? Sebab, penerbitan KTP baru tentu saja membutuhkan waktu, bisa saja sebentar atau bahkan lama. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan untuk berjaga-jaga apabila suatu saat dibutuhkan, maka akan lebih baik apabila Anda telah memfotokopi KTP lama Anda beberapa lembar sambil menunggu penerbitan KTP baru Anda.

Di samping itu, ketika Anda terlibat di dalam birokrasi untuk mengurus sesuatu, jangan pikirkan tentang bagaimana ribet atau bagaimana banyaknya syarat yang harus Anda penuhi. Belum lagi prosedur yang berbelit-belit seringkali membuat Anda lelah. Ketidakramahan petugas dalam pelayanan juga menjadi momok tersendiri bagi sebagian orang. Namun, sebisa mungkin tepislah hal-hal tersebut apabila Anda sedang mengurus dokumen-dokumen tertentu. Pikirkan mengenai kesulitan yang akan Anda hadapi apabila dokumen tersebut tidak Anda urus. Keterlambatan mengubah data dan sebagainya dapat membuat Anda kerepotan di masa mendatang.

You May Also Like

About the Author: fath

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *