Cara Perpanjang SKCK di Tahun 2018

Bagi Anda yang sudah memiliki SKCK atau sudah pernah membuat SKCK sebelumnya, pastilah sudah ada bayangan apa saja dokumen yang dijadikan syarat saat perpanjang SKCK. Ingat, Anda juga harus memperhatikan jam kerja di kantor polisi. Jam operasional pengurusan SKCK adalah hari Senin – Jumat dari pukul 08.00 – 12.30 dan hari Jumat loket akan istirahat antara pukul 12.00 – 13.30. Pastikan Anda bersia-siap dengan baik ya, mulai dari kelengkapan dan waktu kedatangan ke kantor. Dokumen yang harus disiakan untuk memperpanjang SKCK juga tidak jauh berbeda dengan saat membuat SKCK baru. Adapun dokumen-dokumen yang harus Anda siapkan untuk memperpanjang SKCK, diantaranya:

  1. Lembar SKCK lama yang asli atau legalisir: SKCK memiliki beberapa jenis sesuai fungsinya. Maka Anda harus memperhatikan berapa lama SKCK yang Anda buat akan berakhir.
  2. Fotokopi identitas atau kartu tanda penduduk (KTP), dilakukan tanpa memotong HVS, jadi penuh 1 HVS untuk setiap 1 lembar fotokopi (dibawa asli dan usahakan membawa foto kopi minimal 2 lembar untuk jaga-jaga apabila diperlukan, agar tidak Anda tidak bolak-balik. Dan, usahakan untuk dokumen ini Anda melakukan legalisir terlebih dahulu di kantor kecamatan)
  3. Kartu keluarga atau KK (dibawa asli dan usahakan membawa foto kopi minimal 2 lembar untuk jaga-jaga apabila diperlukan, agar tidak Anda tidak bolak-balik. Dan, usahakan untuk dokumen ini Anda melakukan legalisir terlebih dahulu di kantor kecamatan)
  4. Akta kelahiran (dibawa asli dan usahakan membawa foto kopi minimal 2 lembar untuk jaga-jaga apabila diperlukan, agar tidak Anda tidak bolak-balik. Dan, usahakan untuk dokumen ini Anda melakukan legalisir terlebih dahulu di kantor catatan sipil dimana Anda membuat akta kelahiran)
  5. Pas foto terbaru (ukuran 4×6: siapkan pas foto dengan latar belakang warna merah dan bawalah minimal 6 lembar atau lebih agar Anda tidak perlu bolak-balik mencetak foto ketika diminta)
  6. Siapkan uang tunai minimal Rp 40.000,- untuk jaga-jaga apabila diperlukan sebagai syarat administrasi. Dahulu biaya pembuatan SKCK adalah Rp. 10.000 (sepuluh ribu rupiah), setelah tanggal 6 Januari 2017 biaya pembuatan SKCK ini naik. Biaya pembuatan SKCK di seluruh wilayah Indonesia naik menjadi RP 30.000. Sedangkan untuk Warga Negara Asing biaya yang dibutuhkan adalah Rp 60.000. Biaya tersebut disetorkan kepada petugas Polri ditempat ketika proses pembuatan SKCK telah selesai

Anda akan mendapat formulir perpanjangan SKCK, kemudian diwajibkan mengisi formulir tersebut dengan lengkap. Sebagai perhatian: bagi Anda yang ingin meanjutkan sekolah, bekerja, atau melakukan kunjungan ke luar negeri dan ingin mengajukan visa masuk suatu negara, Anda harus mengurus SKCK di poda. SKCK yang dikeluarkan nanti akan dalam format 2 bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggis. Dan, untuk memperpanjang SKCK luar negeri, ada dokumen tambahan yang harus Anda siapkan, yaitu paspor beserta foto kopinya dan buku nikah beserta fotokopinya (apabila sudah mneikah). Sementara dokumen lainnya sama dengan persyaratan perpanjangan SKCK dalam negeri.

Anda tidak perlu khawatir apabila sedang di luar negeri dan ingin mengajukan perpanjangan SKCK, Anda bisa mewakikan prosesnya pada keluarga atau teman. Mintalah toong kepada mereka membawa dokumen yang dibutuhkan beserta surat kuasa perwakilan, pastikan Anda menggali informasi sebeumnya dengan benar ya, agar tidak membuat bingung bagi mereka yang menjadi kuasa perpanjangan SKCK Anda.

You May Also Like

About the Author: Rosianag

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *